Gengsi Di Masa Kini, Celaka Di Kemudian Hari

Daftar Isi

Gengsi Di Masa Kini, Celaka Di Kemudian Hari



Gengsi, merupakan salah satu sifat tercela yang dimiliki oleh manusia. Sikap gengsi ini diwariskan oleh Azazil (iblis) yang mendeklarasikan kegengsiannya pada saat manusia pertama (Nabi Adam AS) diciptakan dan dijadikan makhluk yang sempurna oleh Allah SWT.

Gengsi tidak berdiri sendiri dalam jiwa manusia, melainkan ada kawan-kawan pendukungnya seperti hasad, iri, dengki dan lain sebagainya. Gengsi itu sendiri merupakan sikap di mana orang-orang yang mengalaminya menutup diri dari orang lain untuk belajar, mengambil contoh kebaikan dari orang lain, dan juga menganggap kalau-kalau dirinya tidak perlu bermuhasabah atas kegagalan dan memetik hikmah dari kegagalan tersebut serta mencoba menengok orang-orang di sekitarnya yang terlebih dahulu sukses untuk dijadikan sebagai panutan.

Penyebab gengsi ada beberapa, di antaranya:

1. Lemahnya Iman

Keimanan merupakan suatu komponen lunak yang paling penting dalam diri manusia. Tentu, keimanan yang dimaksud di sini merupakan keimanan kepada Allah SWT. Dengan iman, manusia dapat mengontrol segala hawa nafsu yang ada dalam dirinya. Hal tersebut terjadi apabila keimanan yang ada di qolbu merupakan keimanan yang kuat. Jika keimanannya lemah, maka akan berpotensi untuk timbul hal-hal yang buruk, termasuk sifat gengsi tersebut.

2. Merasa Lebih Baik Daripada Orang Lain

Gengsi merupakan sifat di mana orang-orang yang mempunyai merasa puas dengan apa yang ada pada dirinya dan juga menganggap kalo dia tak perlu mengambil pelajaran dari orang lain.

3. Merasa Cukup Atas Kebaikan Yang Telah Dilakukannya

Orang-orang yang mempunyai sifat gengsi seringkali tidak mau mengoreksi kekurangan pada dirinya. Dia merasa bahwa apa yang telah ia lakukan merupakan yang terbaik sehingga ia tidak perlu perbaikan. 


Dampak Buruk Bagi Orang-Orang Yang Memiliki Sifat Gengsi

Terdappat beberapa dampak buruk dari sifat gengsi, di antaranya : 


1. Tidak Bisa Berkembang Secara Mental Maupun Fikiran

Bagi orang yang mempunyai sifat gengsi cenderung menutup diri dari menerima atau merespond perubahan yang ada di sekitarnya. Dia tidak ingin tersayingi, terkalahkan, namun disisi lain dia juga tidak tahu bagaimana cara mengembangin skill/kemampuan dan tidak mau berkonsultasi kepada siapapun dikarenakan menganggap bahwa dirinya lebih baik dari yang lain. 

Oleh karenanya, orang yang seperti itu rentan akan kenestapaan ketika dirinya berada di luar lingkungannya, sebab dia tidak tahu bagaimana kerasnya kehidupan di luar dan dia tidak mempunyai penopang yang dapat menopang dirinya agar kuat menghadapi segala hirup pikuk dunia dan pada akhirnya iapun gampang putus asa ketika dihadapi oleh permasalahan yang sulit. 


2. Mudah Depresi

Ketika menghadapi suatu permasalahan yang tak kunjung selesai, lalu ia ditimpah lagi dengan permasalahan yang baru kemudian permasalahhan tersebut lebih berat dari yang sebelumnya, maka di sinilah ia akan menemukan titik buntu dan akhirnya mengalami defresi. Buntunya suatu permasalahan yang dia hadapi bukanlah tidak adanya solusi. Sebetulnya ada. Namun karena dirinya tertutup untuk meminta pendapat orang lain, maka permasalahan yang seharusnya ada jalan keluar malah justru buntu. 




Kesimpulan:

Gengsi merupakan salah satu sifat tercela dalam diri manusia, di mana dengan gengsi ini manusia dapat menutup diri dari mengambil ibroh di sekitarnya, merasa diri paling baik, serta merasa cukup atas kebaikan yang dilakukannya. Sebagai orang-orang yang beriman, ada baiknya kita jauhi sikap tersebut agar kita dapat menjadi orang yang beruntung.

Kebaikan itu tidak hanya bisa kita dapatkan dari satu sisi, melainkan dari banyak sisi. Ada orang yang berpenampilan seperti preman, namun dia suka menolong dan juga mudah tersentuh hatinya ketika mendapatkan siraman qolbu. 


Demikian, penulis merupakan seorang mahasiswa Sasindo yang hingga saat ini masih terus belajar. 

Posting Komentar