Kesedihanku Adalah Kebahagiaan Baginya
Kesedihanku Adalah Kebahagiaan Baginya
Oleh : Choeirul Azhar
Tuhan, mungkin saja waktu sudah tak lagi berpihak padaku tuk mendapatkan hatinya, tapi kenangan-kenangan itu masih melekat di ingatanku...
Kenangan dikala dia masih bersamaku...
Kenangan diwaktu ia masih memberikan setetes cintanya padaku...
Kenangan pada saat ia masih memberikan perhatiannya padaku meski tak sehangat apa yang kuharapkan.
Tuhan, mungkin saja hatinya sudah tak lagi mengingat siapa aku, walau bahkan hanya sekedar teman...
Terlebih-lebih tentang masalah itu...
Barang kali ia sudah menemukan kebahagiaan dan ketenangan dalam hidupnya...
Ia sudah membuang kisah-kisah buruk di masa lalunya........
Kisah-kisah masa lalu ketika aku bersamanya.......
Kisah di kala aku masih perduli tentangnya...
Ketika aku terus mengirim chat, menelphon, menanyakan dia melalui sahabatnya.
Sekarang, aku tak lagi seperti itu.
Mungkinkah ia merindukan masa-masa?
Masa-masa ketika aku masih mengerti, memahami, dan mencintainya dengan setulus hati, walaupun tiada sebanding timbal balik yang ia berikan...
Ah, sepertinya mustahil.......
Tidaklah dia demikian, terlebih-lebih pada saat ini ia telah menemukan kebahagiaan, kesuksesan dari apa yang ia harapkan.....
Lepasnya dia dariku merupakan kebebasan yang hakiki baginya...
Mungkin ia akan jadikan hari kesedihan bagiku sebagai harikegembiraan baginya.