Apa Sih Sebenarnya Yang Terjadi Di Palestina?

Daftar Isi

Apa Sih Sebenarnya Yang Sedang Terjadi Di Palestina?

Oleh : Choeirul Azhar

 

 

Sedikit Kisah Perjuangan Sang Pendiri Organisasi Zionis Yang Menjadi Jikabakal Negara Israel 2

Alasan Palestina Dipilih Menjadi Wilayah Berdirinya Negara Yahudi 3

Arti Daripada Nama idiologi Zionisme. 3

 

 

Konflik yang sedang memanas antara negeri Kan’an (palestina) dengan pasukan bersenjata Zionis sebenarnya bukanlah isu yang baru terjadi kemarin sore.

Jika kita mau Runtut dari sejarah, maka kita bisa melihat sejak mulai melemahnya kerajaan Turki Usmani pada ahir-ahir abad ke-19 Yang mana pada saat itu wilayah kekuasaan Turki Usmani yang didalamnya juga mencakup tanah Palestina dikit demi sedikit mulai berkurang dan benar-benar runtuh pada tahun 1923.

 

Jika kita mau mundur kebelakang lebih jauh lagi, pada tahun 1896, seorang jurnalis asal Eropa Benjamin Ze'ev Herzl (Theodore Herzl, Pest, Hungaria) yang menginginkan sebidang tanah yang mana tanah tersebut akan dijadikan negara Israel.

Ia mengajukan Profosal kepada sultan Abdul Hamid dua Yang mana pengajuan tersebut dimaksudkan untuk meminta sebilah Tanah di negeri Baitul  Maqdis  (Palestina) untuk mereka mendirikan sebuah negara Yahudi. Namun, sultan Abdul Hamid dua yang saat itu masih berkuasa dalam memegang kekuasaan kekhalifahan Turki Usmani menolak dengan tegas pengajuan yang diajukan oleh sang pendiri negri Zionis tersebut.

 

Sedikit Kisah Perjuangan Sang Pendiri Organisasi Zionis Yang Menjadi Jikabakal Negara Israel

 

Theodore Herzl, merupakan seorang jurnalis yang menempuh pendidikan di universitas Wina pada tahun 1879.

 

Melalui bidang jurnalistik, dia menyuarakan aspirasi orang-orang Yahudi untuk memiliki negara sendiri yang kebetulan pada saat itu kaum Yahudi masih terpencar ke seluruh negara.

 

Dengan semangat yang tinggi,  Hezl akhirnya membentuk kongres Zionis pertama pada 29 Agustus tahun 1897 di gedung Kasino (Dasel, Swiss) dengan dihadiri oleh 200 orang dari perwakilan 24 negara.

 

Hal tersebut bermula dari ide nya yang mana dirinya menginginkan agar orang-orang Yahudi di kemudian hari memiliki satu wilayah yang menjadi identitas bagi bangsa Yahudi. Hal itu iya tuangkan dalam bukunya yang berjudul: “Der Jundenstaat”.

Selain membuat buku, dia juga melakukan gerakan politik melalui pamflet yang berjudul: "The Jewish State: An Attempt at A Modern Solution of Jewish Question pada tahun 1896.

 

Tidak cukup sampai di situ, dia pun meminta izin kepada Sang penguasa Turki Usmani untuk meminta sebidang tanah di wilayah Palestina yang Akan dijadikan sebagai negara Yahudi. Namun seperti yang sudah disampaikan di atas, bahwa penguasa Turki Usmani pada saat itu menolak dengan tegas permintaan daripada Theodore Herzl.

 

Alasan Palestina Dipilih Menjadi Wilayah Berdirinya Negara Yahudi

 

Inggris, selaku sekutu pergerakan Zionis menawarkan kepada Hezl agar orang-orang Yahudi mendirikan negara di wilayah Uganda kepada Herzl. Sementara itu, Baron Hirch Yang merupakan seorang pengusaha Yahudi tersukses pada zaman itu yang sangat luar biasa Andil nya dalam membantu komunitas Yahudi memberi masukan agar komunitas Yahudi mendirikan negara di suatu wilayah Yang berada di Argentina. Namun, Hezel menolak tawaran-tawaran tersebut.

 

Penolakan tersebut bukan tanpa alasan, sebab Hezl sudah mempunyai gambaran tentang di mana nya komunitas Yahudi mendirikan sebuah negara. Palestina. Ya, Palestina.

 

Hal tersebut bukanlah tanpa alasan, dia memilih Palestina karena untuk kepentingan politiknya agar para Rabi Yahudi mendukung apa yang dicita-citakannya karena di negeri Palestina tersebut lah orang-orang Yahudi memiliki Histori yang kuat Dan mereka mempercayai bahwa tanah tersebut memang lah tanah yang dijanjikan bagi mereka, Dan disanalah Sang Penjuru selamat mereka Akan datang dan akan membimbing mereka.

 

Arti Daripada Nama idiologi Zionisme

 

Zionis berasal dari kata Zion, Yang artinya lembah Suci Yang berada di jantung Yerusalem (Al-Quds).

 

Zionisme berarti gerakan untuk memanggil orang-orang Yahudi yang mencar ke seluruh belahan bumi untuk kembali menyatu dalam suatu wilayah. Sebutan Zionisme ini pertama kali dikenalkan oleh Mathias Acer seorang pencetus kebudayaan Yahudi 1964-1937.

 

Bermula dari ide Hezl Yang meninggal pada tahun 1904, kini banyak sudah ribuan nyawa rakyat Palestina melayang akibat kekejaman demi kekejaman Yang dilakukan oleh pasukan Zionis sejak berdirinya negara tersebut pada 15 Mei 1904 delapan yang ditandai dengan peristiwa Naqba 1947-1949, pembantaian (pengusiran) masyarakat Palestina yang dimulai dari  sebuah desa yang bernama Deir Yasin. Sejak saat itu, masyarakat Palestina terus berjuang untuk memmerebut hak yang telah terampas dan mempertahankan tanah air mereka yang masih dalam genggaman mereka.

 

Apa langkah yang bisa dilakukan, khususnya kita sebagai kaum Musilimin? Apakah kita hanya diam melihat penderitaan demi penderitaan yang di alami oleh saudara-saudara kita?

 

Sudah sepantasnya kita bertindak. Baik dng harta, jiwa, dan kalau tidak bisa mari sama-sama kita tadahkan tangan kita! Kita guncangkan  langit dng doa-doa yang kita panjatkan untuk mereka yang sedang tertindas oleh orang-orang yang zalim.

 

Moga Allah mau mendengar doa kita dan menyelamatkan mereka yang sedang teraniaya.

 

 

Posting Komentar