Apa Sih Sebenarnya Yang Terjadi Di Palestina?
Apa Sih Sebenarnya Yang
Sedang Terjadi Di Palestina?
Oleh : Choeirul Azhar
Sedikit
Kisah Perjuangan Sang Pendiri Organisasi
Zionis Yang Menjadi
Jikabakal Negara Israel
Alasan
Palestina Dipilih Menjadi Wilayah Berdirinya Negara Yahudi
Arti
Daripada Nama idiologi Zionisme
Konflik
yang sedang memanas antara negeri Kan’an (palestina) dengan pasukan bersenjata
Zionis sebenarnya bukanlah isu yang baru terjadi kemarin sore.
Jika
kita mau Runtut dari sejarah, maka kita bisa melihat sejak mulai melemahnya
kerajaan Turki Usmani pada ahir-ahir abad ke-19 Yang mana pada saat itu wilayah
kekuasaan Turki Usmani yang didalamnya juga mencakup tanah Palestina dikit demi
sedikit mulai berkurang dan benar-benar runtuh pada tahun 1923.
Jika
kita mau mundur kebelakang lebih jauh lagi, pada tahun 1896, seorang jurnalis
asal Eropa Benjamin Ze'ev Herzl (Theodore Herzl, Pest, Hungaria) yang
menginginkan sebidang tanah yang mana tanah tersebut akan
dijadikan negara Israel.
Ia mengajukan
Profosal kepada sultan Abdul Hamid dua Yang mana pengajuan tersebut dimaksudkan
untuk meminta sebilah Tanah di negeri Baitul Maqdis (Palestina)
untuk mereka mendirikan sebuah negara Yahudi. Namun, sultan Abdul Hamid dua
yang saat itu masih berkuasa dalam memegang kekuasaan kekhalifahan Turki Usmani
menolak dengan tegas pengajuan yang diajukan oleh sang pendiri negri
Zionis
tersebut.
Sedikit Kisah Perjuangan Sang Pendiri Organisasi
Zionis Yang Menjadi Jikabakal Negara
Israel
Theodore
Herzl, merupakan seorang jurnalis yang menempuh pendidikan di universitas Wina
pada tahun 1879.
Melalui
bidang jurnalistik, dia menyuarakan aspirasi orang-orang Yahudi untuk memiliki
negara sendiri yang kebetulan pada saat itu
kaum Yahudi masih terpencar ke seluruh negara.
Dengan
semangat yang tinggi, Hezl akhirnya membentuk kongres Zionis pertama pada
29 Agustus tahun 1897 di gedung Kasino (Dasel, Swiss) dengan dihadiri oleh 200
orang dari perwakilan 24 negara.
Hal
tersebut bermula dari ide nya yang mana dirinya menginginkan agar orang-orang
Yahudi di kemudian hari memiliki satu wilayah yang menjadi identitas bagi
bangsa Yahudi. Hal itu iya tuangkan dalam bukunya yang berjudul: “Der
Jundenstaat”.
Selain
membuat buku, dia juga melakukan gerakan politik melalui pamflet yang berjudul:
"The Jewish State: An Attempt at A Modern Solution of Jewish Question pada
tahun 1896.
Tidak
cukup sampai di situ, dia pun meminta izin kepada Sang penguasa
Turki Usmani untuk meminta sebidang tanah di wilayah Palestina yang Akan
dijadikan sebagai negara Yahudi. Namun seperti yang sudah disampaikan di atas,
bahwa penguasa Turki Usmani pada saat itu menolak dengan tegas permintaan
daripada Theodore Herzl.
Alasan Palestina Dipilih Menjadi Wilayah Berdirinya
Negara Yahudi
Inggris,
selaku sekutu pergerakan Zionis menawarkan kepada Hezl agar orang-orang Yahudi
mendirikan negara di wilayah Uganda kepada Herzl. Sementara itu, Baron Hirch
Yang merupakan seorang pengusaha Yahudi tersukses pada zaman itu yang sangat
luar biasa Andil nya dalam membantu komunitas Yahudi memberi masukan agar
komunitas Yahudi mendirikan negara di suatu wilayah Yang berada di Argentina.
Namun, Hezel menolak tawaran-tawaran tersebut.
Penolakan
tersebut bukan tanpa alasan, sebab Hezl sudah mempunyai gambaran tentang di
mana nya komunitas Yahudi mendirikan sebuah negara. Palestina. Ya, Palestina.
Hal
tersebut bukanlah tanpa alasan, dia memilih Palestina karena untuk kepentingan
politiknya agar para Rabi Yahudi mendukung apa yang dicita-citakannya karena di
negeri Palestina tersebut lah orang-orang Yahudi memiliki Histori yang kuat Dan
mereka mempercayai bahwa tanah tersebut memang lah tanah yang dijanjikan bagi
mereka, Dan disanalah Sang Penjuru selamat mereka Akan datang dan akan
membimbing mereka.
Arti Daripada Nama idiologi Zionisme
Zionis
berasal dari kata Zion, Yang artinya lembah Suci Yang berada di jantung
Yerusalem (Al-Quds).
Zionisme
berarti gerakan untuk memanggil orang-orang Yahudi yang mencar ke seluruh
belahan bumi untuk kembali menyatu dalam suatu wilayah. Sebutan Zionisme ini
pertama kali dikenalkan oleh Mathias Acer seorang pencetus kebudayaan Yahudi
1964-1937.
Bermula
dari ide Hezl Yang meninggal pada tahun 1904, kini banyak sudah ribuan nyawa
rakyat Palestina melayang akibat kekejaman demi kekejaman Yang dilakukan oleh
pasukan Zionis sejak berdirinya negara tersebut pada 15 Mei 1904 delapan yang
ditandai dengan peristiwa Naqba 1947-1949,
pembantaian (pengusiran) masyarakat Palestina yang
dimulai
dari sebuah desa yang bernama Deir
Yasin. Sejak saat itu, masyarakat Palestina terus berjuang untuk
memmerebut hak yang telah terampas dan mempertahankan tanah air mereka yang
masih dalam genggaman mereka.
Apa
langkah yang bisa dilakukan, khususnya
kita sebagai kaum Musilimin? Apakah kita hanya diam melihat
penderitaan
demi penderitaan yang di alami oleh saudara-saudara kita?
Sudah
sepantasnya kita bertindak. Baik dng harta, jiwa, dan kalau tidak bisa mari
sama-sama kita tadahkan tangan kita! Kita guncangkan langit dng doa-doa
yang kita panjatkan untuk mereka yang sedang tertindas oleh orang-orang yang
zalim.
Moga
Allah mau mendengar doa kita dan menyelamatkan mereka yang
sedang teraniaya.
Posting Komentar