Hanya Mimpi

Daftar Isi

Gumprang

 

Sontak saja suara gelas dibanting itu mengagetkan Putra yang sedang asik duduk di ruang tamu sambil menikmati sebuah tayangan dari salah satu stasiun TV swasta Dan ditemani dengan segelas kopi serta kacang goreng. Entah siapa yang melakukan, padahal nyak dan adik adiknya belum ada yang sampai rumah walaupun udah 09.00 malam. Sebagai anak laki-laki, Putra pun mencoba memberanikan diri untuk ke dapur guna mengecek apa sebenarnya yang terjadi. Apakah ada tikus, atau kucing, atau hewan-hewan lainnya yang coba mengganggu Kesenangannya pada malam itu. Ketika dia baru sampai ruang tengah, ternyata listrik padam. Lalu dia pun nggak kehabisan akal. Dia coba nyala Hin center di smartphone nya karena rasa penasarannya yang tinggi untuk mengetahui bagaimana keadaan di dapur setelah suara gelas pecah tadi. Sayang, baterey ternyata hanya tinggal 15%. Dia pun grutu dalam hati, “sial, coba tadi gua Cas sebelum lampu mati.” Lalu ia pun tetap nyalaHin centernya. Namun hp yang baterainya tinggal 15% tiba tiba mati ketika baru sampai ujung ruang tengah. Namun dia pun tetap lanjut ke dapur. Dan begitu sampai di dapur dia telusuri semua ruangan dari pojok ke pojok dengan hati hati Dan menggunakan sebuah tongkat panjang untuk menelusuri lantai guna mengecek dibagian mana benda yang jatuh tadi. Setelah kurang lebih 15 min menelusuri ruangan dapur, ternyata tidak ada pecahan barang sedikit pun di lantai. Lalu dia pun pergi ke kamarnya untuk mencari power bank untuk mengisi baterai hp nya. Dan ketika dia baru berbalik ke arah kamarnya, tiba tiba dia merasa ada yang narik bajunya pada bagian leher belakang. Tanpa rasa takut, dia pun menengok ke arah belakang. Namun tidak ada siapa siapa. Dia Fiqir, ada salah satu adiknya yang sudah balik dan berniat untuk ngisengin dia. Lalu dia pun terus lanjut untuk menuju kamarnya. Dikarenakan kamarnya bersebelahan dengan ruang tamu, dengan Samar Samar dia mendengar kayak ada suara tv yang ia setel sebelum lampu mati. Lantas, dia pun bertanya-tanya dalam hati, Kan lampu mati. Itu kenapa ada suara tv...?”

 

Dia pun masih berfikir positif. Dia mengira kalau itu merupakan suara tetangga-tetangganya Yang lagi ngobrol di luar, hanya saja karena lampu mati suaranya lebih jelas terdengar. Setelah dia kembali ke ruang tamu dia mencoba keluar guna mencari angin karena di dalam sangat gerah. Ketika dia keluar, ternyata satupun dari tetangganya tidak ada yang di luar. Semua pada menutup pintu. Akhirnya dia pun merasa merinding juga. Selain itu, Hp yang dia sedang Cas dengan menggunakan power Beng di ruang tamu tiba tiba bunyi. Dan hal itu membuat dia semakin merinding. Sebab baru aja dicolokin itu chasan, tapi kenapa Ada telepon masuk. Dia pun berusaha untuk memberanikan diri memeriksa handphone nya. Dan... Ketika dia baru masuk satu langkah ke dalam rumahnya...

 

dor. Dor. Dor.!

 

Rentetan tembakan datang dari arah samping rumahnya. Dua peluru mengenai plapon rumahnya, sedang satu peluru mengenai pelipis bagian kiri Putra.

 

***”Asholatu Khairun Minan naum! Asholatu Khairun Minan naum!”

 

Putra pun bangun ketika mendengar suara adzan subuh berkumandang. Dan ketika dia bangun ternyata dirinya dalam keadaan baik baik saja, tidak ada sesuatupun yang luka pada tubuhnya. Dan dia sadar bahwa kejadian mati lampu, suara gelas pecah di dapur, suara rentetan tembakan Yang sampe mengenai pelipisnya itu ternyata terjadi di dalam mimpinya karena sebelum tidur dia sempat nonton film horor Dan sampai kebawa ke dalam mimpinya.

 

Tamat

 

#Choeirul Azhar#belajar buat cerpen#pemula#author awam

  

Posting Komentar