Gara-Gara Kalah Goalball
Akibat Permainan Goalball
Sumber : Raja
Netra, Gara-gara Kalah Goalball
Ok kali ini tim Putra Kasmaran sedang menguasai bola melalui
pemaen penyerang yaitu Abdul Ghani.
Abdul Ghani pemain yang memiliki perawakan sedang dan tinggi
sekitar 2,8cm ini terus mengayunkan goalball dengan posisi siap, dan apa yang
terjadi...?
Goal!
Demikian sebuah lemparan maut yang dilakukan oleh pemain
keturunan Jayawijaya ini. Sungguh bagus
yang diperlihatkannya dari pertandingan ke pertandingan, sehingga mampu membuat
team nya selalu kejingkrakan setiap akhir laga karena tak pernah kalah dalam
setiap melakoni pertandingan.
Kini goalball pun dilempar dari tim lawan/Blind lovely. Di
sana ada Arroji, Timin, dan Bejo. Langsung saja tampa ancang-ancang, Bejo yang
sudah kalap dengan emosinya karena sudah kalah dalam jumlah yang besar dia pun
mengayun dan melemmpar goalball dengan sembarang. Dan apa yang terjadi...?
Waw, sayang sekali saudara, lemparan Bejo tidaklah mampu
membobol pertahanan Putra Kasmaran, justru yang terjadi malah bolanya out dan
amat jauh meninggalkan lapangan.
Ghani, Mujahid, dan Sutejo yang bermain untuk tim Putra
Kasmaran pun tertawa sangat puas ketika mengetahui lemparan lawannya itu tidak
membobol pertahanan mereka dan yang ada malah keluar lapangan. Dan sehubungan
dengan itu, pak Qomar selaku wasit mmeniup peluit 3 kali tanda selesainya
permainan.
Kini tim Putra Kasmaran berhasil memenangkan pertandingan buat
yang kesekian kalinya. Mereka pun bersorak riang karena kemenangan yang mereka
raih tersebut.
Sedang Bejo yang sedari tadi sudah dipenuhi dengan kemarahan
di dadanya kini coba menghampiri mereka bertiga dengan wajah masam dan suara
yang sejutek mungkin ketika memanggil salah satu diantara ketiga temannya yang
dari tim lawan itu.
Bejo datang ke arah dimana sumber suara dari ketiga orang
tersebut. Dan apa yang dilakukan Bejo...?
Apa kira-kira...?
Apa yaa...?
Ya, ternyata pukulan yang begitu keras mengenai wajah dari
salah seorang diantara mereka bertiga. 2 orang temannya sukses menghindar
sebelum mereka kena amukan juga. Bejo pun terus memaki dan ada keingginan untuk
menghabisi temannya yang beberapa mdetik lalu kelar menjadi lawannya dalam
pertandingan goalball.
Lalu iapun ditenangkan oleh pak Qomar dan teman-temannya yang
setim, namun sayang kekalapan emosinya sudah bener-bener berada dipuncaknya.
Bejo merupakan anak yang tentramental. Ia sering mengamuk
ketika apa yang tidak dia inginkan atau didebat oleh teman-temannya karena
tidak sepemikiran dengannya.
Oleh karenanya, hal itu bukanlah pertama kalinya Bejo
marah-marah dengan luar biasa. Tercatat ada 5 kali kasus kekerasan yang dilakukan
olehnya kepada teman-teman sejawatnya. Ditambah dengan kejadian tadi, berati
total sudah 6 kasus yang dikantongi Bejo.
Kemudian iapun terus berada dalam penguasaan pak Qomar karena
tidak juga mereda emosinya. Teman2nya yang termasuk dari tim Putra Kasmaran
juga ikut menenagkan Bejo. Namun lagi-lagi sumpah serapa keluar dari mulutnya
dan tangan serta kakinya berusaha dengan sebisa mungkin agar dapat keluar dari
hadangan pak Qomar dan beberapa bapak guru lainnya guna melayangkan tamparan
atau apalah gak ngerti pokoknya ia mau menuruti hasratnya untuk menghajar para
lawannya itu.
“Ambilin minum ambilin minum!” seru pak Dodo selaku guru IPA.
“Siap, komandan,” jawab salah
seorang kariawan.
Kini di sekitaran Bejo sudah berkumpul beberapa orang dari
mulai murid, guru, bahkan para kariawan sekolah. Dan akhirnya iapun berhasil
ditenangkan dengan nasehat yang diberikan oleh pak Dony selaku wali kelasnya.
Bejo pun sudah normal kembali. Kini ia meminta maaf kepada
teman-teman dan orang-orang yang sudah direpotinnya karena ulahnya itu.
Tamat
Catatan : Goalball merupakan permainan bola yang dimodivikasi
untuk para penyandang disabilitas netra. Bola ini terbuat dari bahan karet
dengan ukuran sebesar bola basket. Bola ini diberikan kerincingan didalamnya
agar dapat menghasilkan suara. Bola ini dimaenkan dengan cara dilempar,
berjumlah 3 orang pemain dalam setiap
tim dan ada 2 babak dengan 12 menit
dalam setiap babaknya. Ukuran lapangan goalball ialah 18*9m dan gawang
seukuran 100*9m dengan masing-masing pemain ada yang menjadi penyerang dan
pemain bertahan. Pemain bertahan berada pada posisi kanan dan kiri, sedang
penyerang berada ditengah dengan posisi yang agak lebih maju.